Selasa, 22 November 2011

Los Vendidos dan Modem Busuk

hellooo, minna-san! 
malam ini saya abis baca satu script mini drama yang ditulis Luis Valdez berjudul Los Vendidos. FYI, saya baca ini karena script ini salah satu materi buat kelas Etnik Amerika besok pagi. Menurut jadwal sih besok mau bahas tentang Mexican American gitu. ada 2 bacaan buat materi itu, Los Vendidos itu dan satunya cerpen berjudul El Patron karangan Nash Candelaria. 
awalnya saya baca yang El Patron dulu soalnya lebih pendek, hehe. El Patron ini intinya bercerita tentang perbedaan paham antara seorang anak, Tito, dan ayahnya, Senor Martinez. jujur aja saya kurang nangkep sih pesannya, jadi ga usah dbahas lebih lanjut, wkwkwk


trus selanjutnya saya baca Los Vendidos itu. baca halaman pertama saya agak bingung soalnya banyak kalimat bahasa asing gt, bahasa Meksiko mungkin, eh, atau Spanyol? ya pokoe itu deh, hehe. tapi setelah baca lanjutannya ternyata menarik. pakdhe Valdez ini menggambarkan komunitas Chicano/Latino dan stereotip tentang mereka dalam masyarakat dengan background pemerintahannya Ronald Reagan.
cerita dibuka dengan menampilkan Honest Sancho, pemilik Used Mexican Lot and Mexican Curio Shop, lagi nungguin pembeli gitu. trus dateng Miss JIM-enez yang bilang nyari robot dengan Mexican type buat Reagan's administration. langsung deh si Sancho nunjukin 'dagangan' di tokonya. pertama dy keluarin Farm Worker type. dy ini digambarkan ramah, hard-working, bisa disuruh apa aja, irit, trus 'penyimpanan'nya juga gampang. 
.. You can even leave him out in the field overnight with no worry! (Sancho, Los Vendidos)
 tambahan lagi, Farm Worker type ini juga didesain buat mogok kerja! keren ga tuh, robot bisa mogok kerja juga~ tapi ada satu kekurangan fatal tipe ini, dy ga bisa bahasa Inggris. terang aja Miss JIM-enez langsung menolak mentah2. menurut dy tipe kayak gini tuh ga bakal bisa diterima di masyarakat, mereka perlu model yang lebih 'sophisticated'.


terus, Sancho ngeluarin model lain, kali ini namanya JOHNNY PACHUCO type. si Johnny ini urban-type gitu deh. dy bisa disuruh nari, irit juga (walopun 'makanan'nya mariyuana yang jelas2 melanggar hukum), dan kelebihannya adalah tipe ini bisa bilingual. tapi karena menemukan tipe ini banyak melanggar hukum dan bisa dikatakan berbahaya, miss JIM-enez juga nolak tipe ini dengan dalih kalo mereka memerlukan satu tipe yang lebih tradisional dan romantis.


Sancho nunjukin robot laen, namanya Revolucionario. tipe ini revolusioner, irit dan bisa menghasilkan banyak duit. tapi satu kekurangannya, tipe ini adalah buatan Meksiko, bukan Amerika, langsung deh miss JIM-enez menolak juga tipe ini.
No, I'm sorry. We can't buy anything but American-made products. He just won't do. (Secretary, Los Vendidos)
 akhirnya, Sancho mengeluarkan robot terakhirnya, katanya sih keluaran baru, namanya new Mexican-American. tipe ini bisa dibilang paling mutu daripada yang sebelumnya. dy bisa bilingual, lebih cerdas, bersih, dan tahu sopan santun. dy juga bisa diajak berpolitik dan bahkan bisa pidato! walaupun mahal ($15,000 bo'!) akhirnya miss JIM-enez membeli robot ini karena fiturnya cocok sama apa yang dia cari. 


nah, yang menarik, pas dy mau bawa pulang itu robot, Mexican-American itu malah rusak dan bilang mau bunuh orang kulit putih! pas itulah digambarin semua karakter freeze gitu dan robot2 tadi hidup dan ngomongin kejadian barusan.
They think we're machine! (Farm Worker, Los Vendidos)
haha, saya ketawa bagian ini. ternyata eh ternyata, keempat robot tadi tu manusia tulen yang pura2 jadi robot. jadi mereka nipu si miss JIM-enez itu tadi. dan yang lebih lucu, ternyata si Sancho-lah yang robot, hahaha


suka deh sama yang kayak gini <3
btw, saya iseng googling dan dapet video dramanya nih, sedikit aneh menurut saya, tapi lucu kok. 
cekidot!
part 1 . part 2


by the way, saya sedang sebal sama modem saya. modem busuuuukkkkkk. kalo malem sinyalnya penuh tapi superrr lambreta loadingnya. mau buka Google aja setahun! God, keburu lumutan saya. akhirnya saya pindah deh simcardnya ke HP, jadilan HP saya berubah jadi modem sekarang, huhuuuu. 
padahal kalo siang baek2 aja loh internetan pake modem, tapi kalo malem kok bikin tobaaaaaaaaaaatttttttt =___=


udah deh ah, mau lanjut baca Hunger Games nih, pinjeman dari Hyung Desi, hehe
katanya sih bagus, dan kayaknya emang bagus (baru nyampe chap.4 sayaaa). ntar deh kalo uda selese saya bikin reviewnya kalo mood =p


soh. jaaaaaa neeeeeeeeee =D

0 komentar:

Posting Komentar